Posted by : Erick Elfrada Sinurat Jumat, 10 Agustus 2012

Posisi bercinta berikut ini menenangkan, mudah dan – jika Anda
melakukannya dengan benar – dapat juga menjadi yang paling
memuaskan. Walau terkadang Anda butuh selingan yang lain.
Mungkin agak aneh kedengarannya bila orang menyebut posisi ini
sebagai posisi misionaris. Tetapi entah mengapa banyak pula yang
menyukai posisi ini. Adapun gayanya cukup sederhana. Yaitu Anda
dan pasangan bercinta sambil berbaring dengan suami berada di atas.
Jadi posisi ini memang merupakan posisi yang nyaman dan cukup
dikenal.

Konsultan seks mengatakan hal ini seperti sekerat daging dan kentang
dalam manual seks. Jika Anda lapar, ini akan memuaskan Anda. Jika
Anda lelah, Anda masih mampu untuk sesuap lagi. Anda tahu akan
terlihat seperti apa, akan terasa seperti apa dan berapa lama yang
dibutuhkan untuk menghabiskannya. Dan jika Anda ingin
membuatnya terlihat bergaya, Anda selalu dapat menambahkan
dengan improvisasi.

Bagi kebanyakan pasangan, posisi misionaris adalah seks. Misalnya
saja pengakuan wanita berikut ini. "Ketika kanak-kanak, jika saya
membaca mengenai seks atau melihat adegan cinta di televisi sebelum
orangtua saya mengubah saluran, biasanya pasangan tersebut berada
dalam posisi misionaris. Sang pria berada di atas, dan sang wanita
memandang pada pria tersebut dengan penuh kekaguman. Namun
kemudian memasuki tahun 70-an. Pria di bawah dan wanita di atas.
Bahkan, wanita-di-atas wajib secara virtual dan siapa pun yang tidak
mengikuti Kama Sutra harus menanggung malu," ujarnya.

Apakah ini berkaitan dengan peran kaum feminis yang begitu gencar
berkampanye, tiada yang tahu pasti. Namun kaum feminis dan para
ahli seks memang bersatu dalam pandangan bahwa posisi misionaris
membuat wanita pasif dan terlalu memandang tinggi sang pria. Dan
tak mengherankan kita tidak selalu mencapai klimaks. Karena dalam
posisi tersebut klitoris mungkin tidak terstimulasi, demikian juga
dengan G-spot.
"Sepanjang malam, berbaring terlentang merupakan kesalahan. Jika Anda ingin berkuasa dan keren, Anda harus keluar dari bawah dan
mengambil alih kendali, atau membuang kesempatan Anda untuk
mendapatkan orgasme selamanya," demikian saran kaum feminis.
Namun apakah kita mendapatkan orgasme lebih atau lebih baik
dengan perubahan posisi yang membuat leher dan tubuh kita
pegal-pegal ini? Sudahkah kebugaran serta improvisasi kita
memperbaiki kualitas bercinta kita? Pada akhirnya semua butuh
sebuah pertimbangan ulang. (*/nk)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

^^Find Me^^

^^Translate^^

^^Arsip Blog^^

^^God Enel^^

^^God Enel^^
My Favorite Anime Character

- Copyright © Elfrada.com - You'll Get it Here-|-Robotic Notes-|-Powered by Blogger -|- Designed by Erick Elfrada -